Pages

Showing posts with label ekonomi islam. Show all posts
Showing posts with label ekonomi islam. Show all posts

05 February 2014

MASJID DAN PASAR: Sinergi Oposisi Biner Yang (Kadang) Terlupakan (1)

Masjid dan Pasar adalah dua "dunia" yang menjadi bagian tema-tema abadi lain dari prioritas aktivitas setiap Muslim. Tema-tema abadi seperti Keadilan, Anti-Rasisme di seluruh lini, Ketakwaan, Ibadah-ibadah Mahdah, dan lainnya  selalu didengungkan, untuk diresapi dan diaplikasikan secara "kaffah" (menyeluruh, total, holistik) setiap manusia yang mengatakan dirinya Muslim, Orang Islam.

MASJID DAN PASAR: Sinergi Oposisi Biner Yang (Kadang) Terlupakan (2)

Suatu pagi mullah Nasruddin sedang berjalan-jalan di pasar ketika ia melihat orang-orang berkerumun dengan gairah mengelilingi seorang pedagang yang sedang menawarkan seekor burung. "Sepuluh dinar", Dua puluh", "Lima puluh". Orang-orang itu bersahutan. Dengan keheranan sang mullah ikut merubung. Akhirnya ia tahu bahwa hari itu sebangsa unggas mempunyai pasaran yang baik. Buru-buru dia pulang dan kembali dengan seekor kalkun yang gemuk untuk dijual. Orang-orang memang mengerumuninya, tetapi tawaran tidak ada yang lebih dari lima dinar. Walhasil ia berontak: Unggas sebesar ini hanya lima dinar, uh". Seorang yang berkerumun menyahut cepat, "Iya, karena itulah harganya." Mullah memprotes, "Tetapi kalian baru saja membeli seekor unggas dengan harga lima puluh dinar." Jawab yang hadir, "Betul itu karena unggas itu seekor beo pintar bicara". Mullah pun terdiam. Tetapi sebentar lagi ia angkat bicara, sambil menunjuk pada unggasnya yang tenang dengan bulu-bulu halus dan mata membelalak, "Betul. Unggas saya memang bukan sebangsa tukang ngomong. Tetapi Pemikir." Dan diapun nyelonong pergi.

21 December 2009

ABSTRAKSI REDESAIN EKONOMI ISLAM INDONESIA


ABSTRAKSI
REDESAIN OUTLOOK EKONOMI SYARIAH INDONESIA
Oleh: Aji Dedi Mulawarman
Staf Pengajar Program Doktor Ilmu Akuntansi FE Universitas Brawijaya


Akhir tahun seperti ini biasanya banyak bertebaran seminar, pertemuan, diskusi panel dan tulisan-tulisan berkenaan dengan outlook ekonomi Indonesia tahun mendatang. Tidak ketinggalan ekonomi Islam atau ekonomi syariah. Penulis merasa para pengamat dan predictor ekonomi Islam/Syariah menggunakanPositivistic Mapping, yang terlalu berorientasi pendekatan matematis dan kuantitatif, serta outward looking.Positivistic Mapping mengedepankan model: to explain and to predict. Perkembangan ekonomi Islam yang dipakai Positivistic Mapping sebagai tolok ukur seperti desain blue print “top-down”, prospek-kendala kronologis, struktural kelembagaan, pertumbuhan linier, dan lebih banyak pendekatan proyeksi statistik.

06 February 2009

29 December 2008

BUKU AKUNTANSI SYARIAH BARU: In Progress

break news,

Insya Allah saya akan menerbitkan buku AKUNTANSI SYARIAH: Teori, Konsep Dasar dan Laporan Keuangan, terbitan E-Publishing Company Jakarta. Launching perdana rencananya akan dilaksanakan Awal Pebruari 2009 bersamaan dengan pendirian lembaga think-thank ekonomi Islam, Center for Islamic Studies in Finances, Economics and Development (CISFED) di Jakarta.

Buku kedua tersebut akan melengkapi gagasan-gagasan awal saya mengenai perlunya Akuntansi Islam atau Akuntansi Syariah yang memiliki Koeksistensi Universalitas Islam dan Keindonesiaan. Secara umum buku baru ini merupakan jawaban atas pertanyaan mendasar:

"Apakah akuntansi Islam atau juga biasa disebut akuntansi syariah memang memiliki jiwa asalinya, memiliki jiwa universal sekaligus lokal?"

Universalitas berkenaan dengan akuntansi merupakan bangunan keilmuan yang diturunkan dari nilai nilai universal Islam. Sedangkan Lokalitas berkenaan dengan akuntansi sebagai ilmu tidak mungkin bebas nilai, lepas dari nilai-nilai budaya, religius, etis dan lokal. 

Dalam buku tersebut akan diperlihatkan secara utuh bahwa aspek budaya, sosial, religius, etis, dan loikal sangat mempengaruhi bentuk dan "taste" akuntansi yang memiliki koeksistensi nilai universalitas Islam sekaligus nilai lokal khas Indonesia. Akuntansi syariah ber-"jiwa" universal sekaligus lokal tak dapat dipungkiri telah menjadi potret differensiasi atas akuntansi Barat yang selama ini selalu dan "sengaja" dipaksakan sebagai bebas nilai dan dapat digunakan dimanapun akuntansi diterapkan. 

Buku Kedua Akuntansi Syariah ini akan memunculkan gagasan-gagasan baru. Gagasan tersebut mulai dari tujuan akuntansi syariah, konsep dasar teoritis akuntansi syariah, tujuan laporan keuangan akuntansi syariah, prinsip-prinsip dan karakter laporan keuangan syariah, sampai dengan bentuk laporan keuangan syariah yang saya sebut sebagai TRILOGI LAPORAN KEUANGAN SYARIAH. 

wassalam

ajidedim@gmail.com

04 January 2008

POLLING TEMA

Bapak-ibu yth...

Terima kasih sebelumnya atas kunjungannya ke blog saya. Untuk memberikan informasi up to date pada bapak-ibu sekalian, mohon memberikan suara pada polling tentang tema yang disukai. Sekali lagi terima kasih...wassalam

http://ajidedim.wordpress.com